Home World News Rusia tidak menggunakan Starlink milik Elon Musk, kata Kremlin: Kontroversi dapat dijelaskan

Rusia tidak menggunakan Starlink milik Elon Musk, kata Kremlin: Kontroversi dapat dijelaskan

14
0

Kremlin mengatakan sistem internet satelit Starlink milik Elon Musk tidak disertifikasi untuk digunakan di Rusia. Sistem internet tersebut tidak dipasok secara resmi ke Rusia yang berarti sistem tersebut tidak dapat digunakan, katanya setelah Ukraina, yang telah menggunakan Starlink untuk komunikasi militer di tengah perang, menuduh bahwa Rusia menggunakannya di bagian Ukraina yang kini dikuasai Moskow.

Perang Rusia-Ukraina: Penduduk setempat menggunakan terminal Starlink di tengah serangan Rusia ke Ukraina, di Chasiv Yar, wilayah Donetsk, Ukraina.(Reuters)

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan kepada kantor berita Reuters, “Ini bukan sistem bersertifikat yang kami miliki; oleh karena itu, sistem ini tidak dapat secara resmi dipasok di sini dan tidak dipasok secara resmi. Oleh karena itu, sistem ini tidak dapat digunakan secara resmi dengan cara apa pun.”

Temukan sensasi kriket yang belum pernah ada sebelumnya, eksklusif di HT. Jelajahi sekarang!

“Itulah mengapa di sini, mungkin, kita tidak boleh ikut campur dalam diskusi antara rezim Kyiv dan pengusaha Musk,” ujarnya.

Apa yang diklaim Ukraina atas penggunaan Starlink Rusia?

Direktorat Utama Intelijen Kementerian Pertahanan Ukraina mengatakan terminal Starlink digunakan oleh unit-unit seperti Brigade Serangan Udara ke-83 Rusia. Unit-unit ini dilaporkan bertempur di dekat kota Klishchiivka dan Andriivka di wilayah timur Donetsk.

Apa kata Elon Musk tentang klaim Ukraina?

Dalam postingan di X (sebelumnya Twitter), Elon Musk berkata, “Sepengetahuan kami, tidak ada Starlinks yang dijual secara langsung atau tidak langsung ke Rusia. Sejumlah laporan berita palsu mengklaim bahwa SpaceX menjual terminal Starlink ke Rusia. Ini jelas salah.”

Bagaimana Ukraina menggunakan Starlink di tengah perang Rusia?

Layanan satelit Starlink diaktifkan di Ukraina selama bulan-bulan awal invasi Rusia setelah Kyiv meminta Elon Musk. Layanan ini menjadi bagian penting dalam perang karena menyediakan layanan internet di wilayah pertempuran dan bahkan lebih jauh lagi. Sebelumnya, Elon Musk bahkan mengatakan telah menghentikan penggunaan Starlink saat Ukraina menyerang pangkalan angkatan laut Rusia di Semenanjung Krimea. Komentarnya memicu protes di Kyiv bahkan berujung pada pertanyaan Senat AS.

Buka dunia Manfaat dengan HT! Dari buletin yang berwawasan luas hingga peringatan berita real-time dan umpan berita yang dipersonalisasi – semuanya ada di sini, hanya dengan sekali klik! – Masuk sekarang! Dapatkan Berita Dunia Terkini beserta Berita Terbaru dari India di Hindustan Times.

Fuente

Previous articleMasyarakat Pantai Gading ‘pantas’ meraih kemenangan dramatis gelar AFCON 2023 melawan Nigeria
Next articleRencana drone jarak jauh Ukraina untuk tahun 2024 di tengah perang Rusia: Detail

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here